Loaloaloalo! XD
aku lagi semangat ngerjain cerita yang ini! XD
maf ya kalo jelek... saa masih amatir.. harus belajar lagi!
-------------------------------------------------------------------------------------
Aku masih sedikit tak menyangka kehidupanku yang awalnya biasa saja, bisa berubah seperti ini. Dan semuanya sedikit masih terasa asing bagiku, tapi aku menikmatinya! Entah kenapa, aku merasa merasakan sesuatu yang menarik!
Saat ini aku, Luna,Harry,Peter, Ace dan Putri Ensa , sedang menuju ke Istana Card, Tempat tinggal Ensa. Kami pergi kesana bertujuan untuk meminta izin dari ratu untuk mengizinkan Ensa ikut bersama kami. Kukira semuana sudah beres, ternyata tidak.
"Nah, semuanya. Sebentar lagi kita akan sampai ke istanaku. Kalian jangan bertingkah yang aneh-aneh ya, aku takut nanti ibuku akan marah pada kalian! Kalau itu terjadi, aku nggak tau harus gimana lagi!" Nasihat Ensa.
"Tentu saja! Mana mungkin aku bersikap aneh di hadapan ratu?! yang benar saja!" Kata Ace.
"Aku juga tak mungkin berbuat seperti itu. Tapi aku tak bisa menjamin bagaimana dengan anak yang disana."Kata Harry melirik ke arahku.
"Maksudmu aku ,hah?!"
"Baguslah kalau kamu menyadarinya."Ejeknya.
"Huuuh! Kamu menyebalkaaaaaaaaaaaaan!!!"Bentakku.
"So what?"Katanya ringan.
"Dasar bodoh!!!"
"Jelek."
".....*gyaa* *gyaa* *berantem* XD "
"Mereka mulai lagi!" Kata Luna.
"Hiihihihi. Mereka lucu deh!"Kata Ensa tersenyum.
"Kalian akrab banget!"Goda Peter.
"Bisa-bisanya kamu bilang kami akrab! yang benar saja!"Bentakku dan Harry.
"Hahahaha"
"Oke! Kita sampai!"Kata Ensa.
Itu adalah sebuah istana yang besar! Di pintu gerbangnya ada 2 kartu yang sangat besar bergambar kartu queen.dan dinding lainnya sperti kartu yang digulung. Keren banget deh! Di luar aja udah kaya gini,gimana di dalamnya?
Lalu, ketika gerbang di bukakan, Semua pelayan membungkukkan kepalanya dan mengucapkan salam pada Ensa. Setelah itu, mereka membukakan pintu utama yang menghubungkannya ke Aula. Aulanya sangat besar! Besar sekali! Lalu, kami menuju ke ruang tempat ratu sekarang berada.Sebelumnya, Ensa melarang kami masuk,karna takut terjadi sesuatu,akhirnya Ensa yang duluan masuk kedalam.Setelah beberapa menit, Ensa keluar dari ruangan tersebut dan menyuruh kami masuk.
"Pe,permisi..."
"Ah, jadi kalian orangnya ya... Kau Alice,Harry,Luna,Peter, dan Ace bukan?"Tanya Ratu.
"Benar,Ratu."Jawab kami sopan.
"Ensa yang kusanyangi ini berkata,dia ingin ikut dengan kalian pergi ke Istana Putri?"
"Ya."
"Kenapa tidak bilang daritadi?! Semuanya! Cepat persiapkan barang-barang Ensa-ku tersayang dan temannya! Juga keberangkatan mereka besok!!"Perintah Ratu pada para pelayan.
"Baik,Ratu!"Jawab para pelayan dan segera melalukan apa yang Ratu perintahkan.
"Ensa! Kamu harus lihat dunia yang di pimpin oleh ibu!"Ratu mulai berpose aneh.
"Lho? Kan ibu hanya memerintah daerah ini?"Tanya Ensa bingung.
"Pokoknya, setelah kamu iku dengan mereka,kamu harus jadi 'Ratu' yang baik dan hebat!"Perintah ratu.
"Iya,iya."
"A-anu,Ratu..."Kataku berusaha menggangil Ratu.
"Nah, silahkan kalian beristirahat malam ini disini! Para pelayan, cepat tunjukan kamar untuk mereka!"Perintahnya lagi.
Lalu,para pelayan membawa kami menuju ke lantai atas.
"Tu,tunggu duluuuuuu!!"Teriakku.
Para pelayan membawa kami ke kamar kami masing-masing.Kami semua bingung apa yang harus di ucapkan, kami semua masih belum terbiasa dengan semua ini!.
Setelah siang hari, kami semua dijamukan(apa bahasa lainya ya..bingung aku -___-) dengan makanan yang mewah! Dan belum tentu akan ku habiskan! Terutama Luna, aku yakin dia tak akan habis!
***(lewat aja yaaa)
Saat ini hari sudah mulai malam, hari ini aku tak bisa tidur. Entah kenapa seperti ada yang mengganggu di kepalaku. Tapi aku tak tau apa itu.Karna aku bingung harus melakukan apa,akhirnya aku pergi ke tama yang ada di istana.Tamannya tak jauh beda dengan taman yang sebelumnya kulihat,tapi ini lebih besar dan indah. Juga ada sesuatu yang bersinar sambil betebangan di kegelapan malam seperti kunang-kunang.
Setelah ku melihat sesuatu yang seperti kunang-kunang tadi yang aku tak tau apa namanya, sepintas kulihat seseorang. Karna aku penasaran,aku mendekatinya,dan orang itu adalah...
"Peter?"Tanyaku.
Peter menoleh."Ya? Ada apa,Alice? Kamu nggak tidur?"Tanyanya.
"Ah,aku tak bisa tidur...Seperti ada yang menganggu di kepalaku ,tapi aku nggak tau itu apa..."
"Hm...mungkin kau rindu pada keluargamu ya?"
"Ng.. Mungkin juga,sih.Tidak bertemu dengan mereka selama beberapa hari,rasanya seperti tidak bertemu selama bertahun-tahun."
"Jangan khawatir! Akan kuantar kau pulang,ya?"Kata Peter tersenyum sambil mengelus kepalaku.
"I,iya"Wajahku memerah.
"Hahahaha, wajahmu memerah! Kamu ini lucu ya!"
"Uuugh."
Sepertinya, karena keasyikan kami jadi keterusan ngobrol. Kami terus ngobrol sambil melihat cahaya yang betebangan menerangi taman.
"Hoaaaam, aku mulai ngantuk."Gumamku.
"Mulai ngantuj ya? Ayo, kuantar kau ke kamarmu."Peter mengenggam tanganku.
"E,eeeh?! Su,sudahlah! Aku sendiri juga tak apa kok."
"Jangan begitu,yuk!"Peter menarik tanganku dan dia mulai berjalan masuk kedalam.
Jantungku berdebar kencang,apa ini artinya aku mulai menyukainya? Memang sih, aku berpikir kalau dia itu keren, tapi kalau aku sampai menyukainya....Bisa repot...
Keesokan harinya~
Saat ini, kami semua sedang berada di luar istana. Kami sudah siap untuk pergi.
"Sekarang kita pergi kemana Peter?"Tanya Luna.
"Ng...."Peter membuka petanya.
"Selanjutnya kita pergi ke 'Lab Town'!" Lanjutnya.
"Kamu serius mau pergi kesana,Pet(Bagusnya dia dipanggil apa yaa?) ? Aku capek kalau sudah berurusan dengan orang itu."Gumam Ace.
"Memangnya kita mau lewat jalan mana lagi?"
"Haah~"Ace manghela nafas.
"Kira-kira jarak menuju kesana seberapa jauh?"Tanya Harry.
"Ng..Kira-kira 15 km."Jawab Peter.
"APA?! 15 KM?!"Teriakku.
"Uwaaa~ jalan kaki sejauh ituuuu~?!" Keluh Luna.
"Yang benar saja!" Teriak Harry.
"khukhukhu, aku punya alat yang bagus! Dan ini akan berguna!"Kata Ace sebar mengeluarkan kartu 'ace'.
"Kartu?Untuk apa?"Tanyaku keheranan.
"Baiklah,perhatikan!"
Lalu, Ace menaruh kartu itu di tanah. Tak lama kemudian kartu itu berubah mwnjadi besar dan mengambang.
"Kereeeeeen!!!"Teriak Harry.
"Kita tinggal naik saja ke kartu ini, nanti kartu ini akan mengambang dan kita bisa pegi ke tempat yang kita mau tanpa perlu mengeluarkan tenaga."Jelas Ace.
Sesegera mungkin, kami semua naik ke kartu tersebut. Dan kartu itu mulai melayang.
"Kyaaa! Serem sih tapi asyik!"Kataku.
Aku mulai terbang tinggi. Lalu tanpa sengaja, au terjatuh dari kartu itu.
"Alice!!!!"Teriak semuanya.
"Uwaaaaaaaaaaaaaaa!!"Teriaaku. Aku mulai jatuh.Aku tak tau harus bagaimana lagi, hanya bisa berteriak.
"Alice, pegang tanganku!" Perintah Peter.
*Cup!*
Saat aku terjatuh sekarang ini,posisiku kakiku berada di atas sedangkan kepalaku berada di bawah. Karna itu tanpa sengaja...Aku dan Peter......ber-ber-berciuman?
To be Continue~
Maaf ya kalo kurang nyambung n jelek! >.<
aku bingung buat adegan terakhirnya!
No comments:
Post a Comment